Latest News

Sejarah Singkat Qurban Yang Menakjubkan

Sebagai muslim, anda tentunya pernah melaksanakan qurban atau setidaknya menerima daging qurban. Ibadah qurban ini dilaksanakan pada bulan Dzulhijjah (bulan Hijriah). Atau biasa disebut dengan Idul Adha, tepatnya pada tanggal 10 Dzulhijjah. Menyembelih hewan qurban menjadi ibadah yang berawal dari latar belakang sejarah yang menakjubkan. 

Ulasan Sejarah Singkat Qurban ini dimulai dari Nabi Ibrahim menerima wahyu Alloh SWT melalui mimpi. Dalam mimpin tersebut, Nabi Ibrahim diperintahkan agar dirinya menyembelih anaknya, Ismail. Kemudian Nabi Ibrahim menceritakan mimpi tersebut kepadanya anaknya, dan bagaimanakah jawaban dari Ismail? Ya, begitu mengejutkan, Ismail dengan kemantapan hatinya telah menyatakan siap untuk disembelih jika hal tersebut merupakan perintah Alloh SWT.
Ilustrasi Nabi Ibrahim As ketika akan Melaksanak Perintah Allah SWT untuk Menyembelih Nabi Ismail As.
Ibrahim sendiri tidak menolak perintah Alloh yang satu ini, perintah yang mungkin sangat berat jika dilakukan oleh manusia biasa. Bahkan, untuk sekedar bertanya Kenapa harus menyembelih anaknya? Ibrahim pun tidak berani. Saat itu, Ibrahim yakin atas kebesaran dan kebijakan Alloh SWT. 

Ibrahim yang taat itu kemudian bersiap untuk mengerjakan perintah alloh tersebut, beliau kemudian membaringkan anaknya. Ismail pun siap menaati perintah ayahnya, jika anda berada di posisi Nabi Ibrahim atau Ismail, apakah akan bersikap seperti itu? Karena alloh telah melihat kesungguhan dari keduanya, maka Alloh memberikan kabar gembira yang kemudian diabadikan dalam Alquran. 

“Hai Ibrahim, sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu. Sesungguhnya demikianlah kami memberi balasan kepada orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ini benar-benar ujiian yang nyata. Dan, kami tebus anak itu dengan seekor hewan sembelihan yang besar.” Q.S Ash-Shafaat ayat 104-107.
Ketaatan yang ditunjukkan oleh Ibrahim menjadi pelajaran yang bisa diambil oleh Kita. Jelas, perintah tersebut sangat berat, apalagi jika dilakukan kepada anak yang sangat kita sayangi. Namun, Alloh juga tidak akan membiarkan hambanya dalam kesusahan dan melampaui kemampuan hambanya. Maha Adilnya Alloh yakni tidak akan memberikan cobaan di luar batas kemampuan seorang hamba. 

Keteguhan Ismail juga patut dicontoh, karena beliau begitu yakin akan perintah Alloh SWT, keimanannya tidak goyah meski beliau harus disembelih. Karena Alloh melihat keduanya merupakan hamba yang taat, Alloh menggantikan posisi Ismail dengan sembelihan yang besar. Penggantinya sendiri adalah domba jantan dari Surga, putih besar bermata bagus, bertanduk dan diikat dengan rumput samurah, Wallohu A’lam. Yang jelas, hewan sembelihan besar yang akhirnya disembelih oleh Nabi Ibrahim.

Begitulah Maha Penyayangnya Alloh, saat ini Kita bisa melaksanakan Qurban dengan menyembelih hewan seperti Unta, Sapi, Kerbau, Domba atau Kambing. Melalui ibadah qurban ini, moment berbagi dengan sesama begitu terasa. Tidak semua orang bisa dengan mudah mengkonsumsi daging karena keterbatasan ekonomi. Demikianlah ulasan Sejarah Singkat Qurban yang bisa disampaikan. Semoga Bermanfaat. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Fadianji123.com Designed by Templateism.com Copyright © 2014

Gambar tema oleh Bim. Diberdayakan oleh Blogger.
Published By Gooyaabi Templates